Sidoarjo – Upaya peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya di bidang agribisnis perikanan, terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan workshop pembelajaran mendalam yang digelar bagi para guru SMK melalui wadah MGMP Perikanan Jawa Timur.
Workshop yang berlangsung dalam suasana interaktif ini diikuti oleh guru agribisnis perikanan dari berbagai SMK di Jawa Timur. Kegiatan ini menitikberatkan pada penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam proses pendidikan vokasi, guna meningkatkan pemahaman konsep serta keterampilan siswa di bidang perikanan.
Dalam pemaparannya, Prof. Isnawati menekankan pentingnya strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu mengaitkan konsep dengan praktik nyata di lapangan. Hal ini dinilai penting agar siswa memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja maupun peluang usaha di sektor perikanan.
Sementara itu, Rina Ambarwati menyampaikan berbagai pendekatan inovatif dalam pembelajaran akuakultur. Metode yang dipaparkan meliputi pendekatan kontekstual, berbasis proyek, serta model pembelajaran lain yang adaptif terhadap kebutuhan siswa. Ia juga memberikan contoh implementasi yang mudah diterapkan di kelas, sehingga dapat langsung diadopsi oleh para peserta.
Para peserta workshop mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain materi yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran, penyampaian narasumber dinilai menarik, komunikatif, dan mudah dipahami. Diskusi yang berlangsung juga menjadi ruang berbagi pengalaman serta tantangan yang dihadapi guru dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kompetensi guru semakin meningkat, sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi siswa SMK di bidang agribisnis perikanan.
Link informasi tentang dunia Agribisnis : https://akuakultur.fkp.unesa.ac.id/
Leave a Reply